
Magelang Pos – Inspektorat Pembantu Wilayah Kota (Itbanko) Jakarta Pusat menggelar Festival Pelajar Berintegritas di SMAN 7, Tanah Abang, untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya nilai anti-korupsi. Acara ini dihadiri oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kecamatan Tanah Abang. Dengan tema “Gerakan Membangun Budaya Berintegritas dan Antikorupsi di Kalangan Pelajar Menuju Jakarta Kota Global,” festival ini bertujuan menanamkan nilai-nilai integritas pada pelajar sejak dini, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang memerangi korupsi.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat, Ujang Hermawan, mengungkapkan bahwa acara ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang tidak hanya berprestasi akademik, tetapi juga memiliki integritas yang tinggi. “Festival Pelajar Berintegritas ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai anti-korupsi di kalangan pelajar, yang nantinya akan bermanfaat dalam membangun masa depan Jakarta sebagai kota global,” ujarnya.
Selain itu, festival ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, seperti tarian dari pelajar penyandang difabel, pameran kreativitas siswa yang menampilkan kerajinan tangan, baju bertema anti-korupsi, serta makanan inovatif. “Kegiatan ini tidak hanya tentang pendidikan nilai, tetapi juga menampilkan keberagaman budaya, seperti budaya Betawi dan budaya nasional lainnya. Semua itu menunjukkan bakat dan kreativitas siswa dalam menciptakan karya yang bermanfaat,” tambah Ujang.
Salah satu highlight dari acara ini adalah lomba-lomba yang diadakan, seperti talent show, lomba poster, dan lomba kreator konten yang bertemakan anti-korupsi. Lomba-lomba ini diikuti oleh siswa dari tingkat SD hingga SMA sederajat, memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan ide dan kreativitas mereka terkait dengan tema penting ini. Edi Sadijiman, Pengendali Teknis Itbanko Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun karakter generasi muda yang memiliki integritas dan kesadaran anti-korupsi. “Melalui festival ini, kami berharap dapat menanamkan budaya anti-korupsi yang dapat diterapkan sejak dini, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Edi.
Selain lomba, festival ini juga memiliki pameran yang menarik, termasuk bilik foto dan karya tulis siswa yang berfokus pada tema anti-korupsi. Pameran ini menjadi sarana bagi pelajar untuk berbagi ide dan menyampaikan pesan penting tentang pentingnya integritas dalam kehidupan mereka. Dengan kegiatan ini, diharapkan pelajar dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Ujang Hermawan menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, pelajar tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan kreativitas mereka, tetapi juga mengembangkan nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan keterampilan. “Dari kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak pelajar yang memiliki kreativitas dan kemampuan untuk berprestasi, baik itu dalam bidang seni maupun dalam hal budaya. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah di kecamatan yang sama,” jelasnya.
Festival Pelajar Berintegritas ini menjadi momentum penting dalam upaya membangun budaya anti-korupsi di kalangan pelajar, sebagai fondasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Dengan menanamkan nilai-nilai integritas dan kesadaran akan pentingnya memerangi korupsi, diharapkan generasi muda dapat menjadi pelopor perubahan yang membanggakan bagi negara.