Sumber: freepik.com
Hai sobat Magelang Pos! Sempat tidak kalian dengar sebutan frekuensi? Kata ini kerap banget timbul dalam dunia teknologi, komunikasi, apalagi musik. Sesungguhnya, frekuensi merupakan jumlah getaran per detik yang diukur dalam Hertz. Mulai dari suara yang kita dengar, sinyal radio, sampai WiFi di rumahmu, seluruhnya bekerja berkat frekuensi. Nah, supaya tidak bimbang, ayo kita bahas bareng- bareng apa saja tipe frekuensi yang kerap dipakai dalam kehidupan tiap hari, lengkap dengan uraian sederhana serta santai.
Frekuensi Audio
Frekuensi audio merupakan tipe frekuensi yang sanggup didengar oleh kuping manusia, umumnya berkisar antara 20 Hz hingga 20. 000 Hz. Seluruh suara yang kalian dengar tiap hari, mulai dari musik, suara orang berdialog, sampai suara kendaraan, tercantum dalam rentang frekuensi audio ini. Teknologi audio semacam speaker serta mikrofon juga dirancang buat menangkap serta memancarkan frekuensi ini dengan jernih supaya aman didengar.
Frekuensi Radio
Jika kalian suka dengerin radio FM, itu berarti kalian menggunakan frekuensi radio. Rentangnya lumayan lebar, mulai dari dekat 30 kHz hingga 300 GHz. Frekuensi radio ini digunakan tidak cuma buat siaran radio, namun pula buat tv, walkie talkie, sampai komunikasi militer. Sinyal radio dapat merambat lumayan jauh, sehingga jadi opsi instan buat menyebarkan data.
Frekuensi Gelombang Mikro
Gelombang mikro ataupun microwave memiliki frekuensi di kisaran 300 MHz hingga 300 GHz. Frekuensi ini kerap dipakai dalam teknologi komunikasi jarak jauh, semacam satelit, radar, sampai jaringan WiFi di rumah kalian. Sebab gelombang mikro sanggup bawa informasi dalam jumlah besar, kecepatannya pula terbilang besar. Seperti itu sebabnya banyak teknologi modern mengandalkan frekuensi ini.
Frekuensi Cahaya
Ketahui tidak jika sinar pula memiliki frekuensi? Frekuensi sinar nampak berkisar antara 400–800 THz. Nah, sinar ini membolehkan kita memandang warna di dekat kita. Warna merah, hijau, biru, serta lain- lain timbul sebab perbandingan frekuensi sinar. Teknologi lampu LED, laser, hingga serat optik menggunakan frekuensi sinar buat bermacam keperluan, tercantum komunikasi luar biasa kilat.
Frekuensi Inframerah
Frekuensi inframerah terletak di dasar frekuensi sinar nampak, ialah dekat 300 GHz hingga 400 THz. Teknologi infrared banyak digunakan buat remote Televisi, sensor temperatur, ataupun kamera termal. Sebab inframerah sanggup menembus asap tipis ataupun kabut, alat- alat keamanan pula banyak mengenakan sensor inframerah supaya senantiasa dapat berperan di bermacam keadaan area.
Frekuensi Ultraviolet
Frekuensi ultraviolet malah lebih besar dari sinar nampak, terletak di kisaran 800 THz sampai 30 PHz. Ultraviolet bermanfaat buat sterilisasi sebab sanggup menewaskan bakteri serta kuman. Tetapi, paparan cahaya UV kelewatan pula beresiko buat kulit. Makanya, di dunia kedokteran ataupun industri, pemakaian frekuensi ultraviolet diatur dengan hati- hati supaya senantiasa nyaman.
Frekuensi X- Ray
Frekuensi cahaya X ataupun X- Ray apalagi jauh lebih besar, mulai dari 30 PHz hingga 30 EHz. Umumnya dipakai di bidang kesehatan buat mengetahui keadaan tulang ataupun organ dalam badan. X- Ray sanggup menembus jaringan badan manusia serta menciptakan foto yang menolong penaksiran dokter. Sebab energinya besar, pemakaian cahaya X pula butuh proteksi spesial supaya tidak beresiko.
Frekuensi Gamma
Frekuensi gamma merupakan yang paling tinggi dalam spektrum elektromagnetik, di atas 30 EHz. Radiasi gamma umumnya dihasilkan oleh respon nuklir ataupun barang luar angkasa semacam bintang neutron. Dalam dunia kedokteran, radiasi gamma dimanfaatkan buat pengobatan kanker sebab kemampuannya menghancurkan sel kanker. Tetapi, paparan berlebih senantiasa beresiko sehingga wajib ditangani pakar.
Pemanfaatan Frekuensi dalam Kehidupan Sehari- Hari
Frekuensi bukan cuma sebutan ilmiah, tetapi nyata banget kita rasakan tiap hari. Mulai dari mendengar musik, nonton Televisi, chat melalui WiFi, hingga pengecekan kesehatan seluruhnya menggunakan gelombang frekuensi. Tanpa teknologi berbasis frekuensi, banyak perihal modern yang tidak hendak berjalan semacam saat ini. Inilah fakta kalau pengetahuan soal frekuensi berarti banget, apalagi walaupun kalian bukan orang metode sekalipun.
Kesimpulan
Tipe frekuensi sangat bermacam- macam, mulai dari audio, radio, sinar, sampai gamma, tiap- tiap memiliki ciri serta khasiatnya sendiri. Dunia teknologi serta komunikasi sangat tergantung pada frekuensi buat mengirim, menerima, serta mencerna data. Dengan memahami jenis- jenis frekuensi, kita dapat lebih menghargai gimana teknologi menolong kehidupan tiap hari jadi lebih gampang serta efektif.
