Sumber: freepik.com
Hai sobat Magelang Pos! Sempat dengar sebutan “ekuitas” dikala baca laporan keuangan ataupun ngobrol soal saham? Walaupun kerap terdengar rumit, sesungguhnya ekuitas merupakan konsep yang lumayan simpel tetapi memiliki kedudukan besar dalam dunia bisnis serta keuangan. Nah, supaya tidak bimbang lagi, ayo kita kupas tuntas tentang ekuitas dengan style bahasa yang santai serta gampang dimengerti!
Apa Itu Ekuitas?
Secara simpel, ekuitas merupakan selisih antara total peninggalan serta total kewajiban suatu industri ataupun orang. Dalam bahasa gampangnya, jika kalian memiliki rumah dengan harga 1 miliyar serta masih memiliki utang 300 juta ke bank, hingga ekuitasmu merupakan 700 juta. Jadi, ekuitas dapat dimaksud selaku “kepunyaan bersih” dari seorang ataupun entitas.
Ekuitas dalam Dunia Bisnis
Dalam konteks bisnis, ekuitas kerap timbul di neraca keuangan. Sebutan lain yang kerap digunakan merupakan “modal”. Ekuitas mencerminkan seberapa besar owner usaha berinvestasi di perusahaannya, ditambah dengan keuntungan yang belum dibagikan. Bila bisnis terus untung, ekuitas umumnya hendak terus bertambah.
Jenis- Jenis Ekuitas
Ekuitas memiliki sebagian tipe yang berarti buat dikenal, paling utama bila kalian tertarik dengan investasi ataupun akuntansi. Terdapat yang diucap ekuitas owner (pemilik’s equity), ekuitas pemegang saham( shareholders equity), serta modal disetor. Seluruh ini berhubungan dengan siapa yang mempunyai bagian dari industri serta seberapa besar nilainya.
Ekuitas dalam Dunia Saham
Jika kalian investor saham, sebutan ekuitas tentu telah tidak asing lagi. Ekuitas di mari merujuk pada jatah kepemilikan atas industri. Kala kalian beli saham, berarti kalian membeli sebagian ekuitas industri tersebut. Nilai ini hendak berganti bergantung dari kinerja industri serta harga sahamnya di pasar.
Mengapa Ekuitas Itu Berarti?
Ekuitas berarti sebab dapat jadi penanda kesehatan keuangan suatu bisnis. Bila industri memiliki ekuitas yang besar serta utangnya kecil, maksudnya keadaan keuangannya sehat. Kebalikannya, bila utangnya lebih besar dari asetnya, itu dapat jadi sinyal bahaya sebab maksudnya industri terletak dalam posisi rugi ataupun bangkrut.
Ikatan Ekuitas serta Laba
Ekuitas dapat meningkat bila industri mencetak laba. Laba yang tidak dibagikan selaku dividen umumnya hendak masuk ke dalam pos“ laba ditahan”, yang pada kesimpulannya menaikkan nilai ekuitas. Jadi, terus menjadi untung industri, terus menjadi tebal pula ekuitasnya.
Ekuitas dalam UMKM
Bukan hanya industri besar, UMKM pula wajib mengerti soal ekuitas. Dengan menghitung ekuitas secara teratur, owner usaha dapat ketahui seberapa besar nilai bisnis mereka. Ini berarti kala mau menarik investor, mengajukan pinjaman, ataupun apalagi dikala mau menjual usaha.
Gimana Metode Menghitung Ekuitas?
Rumus ekuitas lumayan sederhana, ialah: Ekuitas= Peninggalan– Liabilitas. Misalnya, kalian memiliki peninggalan usaha berbentuk perlengkapan, stok benda, serta kas senilai 100 juta, sedangkan hutang usaha kalian 40 juta, hingga ekuitasmu merupakan 60 juta. Simpel kan?
Ekuitas Dapat Positif ataupun Negatif
Jika peninggalan lebih besar dari kewajiban, hingga ekuitas positif. Tetapi bila kebalikannya, hingga ekuitas hendak negatif. Ekuitas negatif ini umumnya jadi ciri kalau bisnis lagi dalam keadaan keuangan yang kurang baik, serta butuh diperbaiki supaya tidak hadapi kerugian lebih lanjut.
Ekuitas dalam Kehidupan Pribadi
Tidak hanya dalam bisnis, ekuitas pula dapat diterapkan dalam keuangan individu. Misalnya, dikala membeli rumah dengan sistem kredit, kalian dapat menghitung berapa besar ekuitas milikmu atas rumah tersebut. Ini bermanfaat buat merancang keuangan jangka panjang, tercantum dikala mau menjual ataupun menjaminkan properti.
Kesimpulan
Ekuitas merupakan elemen berarti dalam memperhitungkan keadaan keuangan, baik dalam skala bisnis ataupun individu. Dengan menguasai konsep serta metode menghitung ekuitas, kalian dapat lebih bijak dalam mengelola peninggalan, kewajiban, serta membuat keputusan finansial yang lebih sehat. Jadi, jangan anggap enteng sebutan ini ya, sebab ekuitas dapat jadi kaca utama dari stabilitas keuanganmu.
