Strategi Investasi untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Menurut Bappenas

Bappenas paparkan strategi investasi

Magelang Pos – Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan strategi investasi yang dirancang untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen. Dalam acara Proyeksi Ekonomi yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) pada Kamis (20/11), Amalia menjelaskan langkah-langkah konkret yang diperlukan untuk mendorong investasi dan memperkuat perekonomian nasional.

Salah satu langkah pertama yang diusulkan adalah pemberian insentif dan fasilitasi investasi yang disesuaikan dengan karakteristik sektor dan daerah. Fokusnya adalah pada investasi yang memiliki nilai tambah tinggi, khususnya di sektor industrialisasi dan hilirisasi. Menurut Amalia, insentif yang diberikan tidak akan bersifat umum, melainkan disesuaikan dengan sektor-sektor yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian, seperti menciptakan lapangan kerja, mendorong proses industri dalam negeri, dan berorientasi pada ekspor serta keterhubungan dengan rantai pasok global.

Selain itu, Amalia menekankan pentingnya pengembangan investasi berdasarkan keunggulan daerah. Hal ini mencakup backward dan forward linkage untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar serta memperkuat rantai pasok domestik. Pemerintah juga akan menciptakan kebijakan moneter dan sektor keuangan yang lebih adaptif, memberikan berbagai alternatif pendanaan untuk investor, baik melalui perbankan, pasar modal, maupun produk keuangan lainnya.

Langkah selanjutnya adalah peningkatan iklim berinvestasi dan berusaha. Pemerintah akan berfokus pada penyederhanaan perizinan, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta memastikan kepastian kebijakan dan hukum yang dapat mendukung jalannya investasi. Pemerintah juga akan berupaya untuk menyelaraskan kebijakan antar pusat dan daerah, serta antara sektor yang berbeda. Di samping itu, ketersediaan infrastruktur yang memadai, konektivitas, bahan baku, serta sumber daya manusia yang terampil juga akan menjadi prioritas.

Amalia juga menyoroti pentingnya energi hijau dan persaingan usaha yang sehat dalam menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Penyediaan investasi pemerintah dan BUMN/BUMD juga akan difokuskan pada sektor publik dan kebutuhan dasar yang mampu menarik investasi.

Dalam pencapaiannya, terdapat beberapa prasyarat investasi yang harus dipenuhi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam lima tahun mendatang. Salah satunya adalah pertumbuhan investasi yang rata-rata harus mencapai 8,36 persen atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi 7,7 persen pada 2025-2029. Selain itu, kebutuhan investasi tahunan diperkirakan mencapai Rp9.883 triliun, dengan kontribusi pemerintah sebesar 7,3 persen, BUMN 6,8 persen, dan swasta/masyarakat sebesar 85,9 persen.

Selain itu, sektor industrialisasi dan hilirisasi akan menjadi fokus utama, dengan 15 komoditas hilirisasi seperti nikel, tembaga, bauksit, kelapa sawit, dan ikan TCT (Tuna-Cakalang-Tongkol) yang menjadi prioritas. Target investasi pada sektor ini mencapai Rp2.874,8 triliun, dan target investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 2029 diperkirakan mencapai Rp3.543,6 triliun.

Salah satu hal yang juga ditekankan adalah pentingnya meningkatkan kontribusi investasi yang berorientasi ekspor. Target investasi ekspor pada 2029 diperkirakan mencapai Rp440,9-Rp483,5 triliun untuk PMA, dan Rp125-Rp143,1 triliun untuk PMDN. Selain itu, pemerintah berencana untuk meningkatkan kontribusi investasi luar Jawa yang pada 2023 sudah mencapai 51,5 persen.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi berkualitas, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, seiring dengan upaya pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun-tahun mendatang.

Recommended For You

About the Author: admin 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *